....................................................

Maaf, Sayang...
Aku bukanlah sampah yang bisa kaupungut atau kaubuang seenaknya!!

Sabtu, 26 Juni 2010

Sayang Dua Baris

Sayang.. Kau yang kusayang
Sayang.. Hatimu palsu

Sandiwara

Detik resah menanti -- namun rasa sangsi bergeming

Warna berloncatan
Sibuk lalu lalang di ventilasi otak
Jahilku meraba
Mencuri berlian asa
Tumbuhkan yang terindah
Mainkan peranmu wahai Peluka

Manusia Kertas

Sanjak Kosong
Luapi tahta mega warna-warna
Menjelma ambigu; berdongeng kisah tanpa frasa

Lihat itu gambar meringis
Lihat itu gambar menangis
Lihat itu gambar bercinta
Lihat itu gambar berkisah

Abadikan masa-masa
Memintal memori lama

Tambang Hitam

Permisi...
Tolong titipkan maafku pada bunda
Sampai jumpa!

Bunga Mawar


mawar mengadu pekat mengadu bayang mengadu bungkam
hanya bertitik
satu dua tiga empat lima enam tujuh
madu beracun
geliat manis geliat pahit
merupa merona membohong
kelam warnanya
cantik! menipu batin
makin menggila
makin ditusuk

bung bung bunga
karena duri memerih
mengiris miris bengis tipis
meracun kalut merombak pelangi

bung bung bunga
mengharu membiru
membusuki kalbu
menyampah jeroan kepala

bung bung bunga
makin cantik makin indah indah indah indah membunuh