sangsi saya tetap sangsi menari tari mati ditatap
membungkam membisu dengan si pemati
mati mati mati hati
alangkah dungu!
tarian mati pengundang mati buktikan mati hati
diam diam bungkam bisu curi rupa
kini benar terbukti
mati hati mati mati rasa mati mati mati mati
ini belati hujamkan di sini
------------------------
Jakarta, 23 April 2010
(Kepada Pria Juru Kunci)
Tiada sia. Ia sungguh tak bernyawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar